EVALUASI PENERAPAN 5R PADA PT. BORNEO TEKNIKAL INDONESIA DI BALIKPAPAN
DOI:
https://doi.org/10.36277/identifikasi.v12i1.1292Keywords:
5R, Efektivitas Kerja, K3 Perkantoran, Budaya Kerja, Manajemen VisualAbstract
PT. Borneo Teknikal Indonesia menghadapi tantangan efisiensi tata graha pada area kerja operasional yang terpusat . Kondisi awal menunjukkan penumpukan dokumen, manajemen kabel yang buruk, dan kesulitan pencarian alat kerja yang berdampak pada risiko K3 serta inefisiensi waktu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan 5R menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Data dikumpulkan melalui observasi checklist, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pasca-intervensi: Ringkas meningkat dari 40% menjadi 100% (Sangat Baik), Rapi dari 20% menjadi 80% (Baik), dan Resik konsisten pada 100% (Sangat Baik). Sementara itu, aspek Rawat dan Rajin meningkat dari kategori Kurang menjadi 60% (Cukup). Disimpulkan bahwa penerapan 5R efektif memangkas waktu pencarian dokumen dari 15 menit menjadi kurang dari 1 menit dan menghilangkan potensi bahaya fisik, namun keberlanjutannya masih sangat bergantung pada pengawasan lisan manajemen akibat belum adanya SOP tertulis.
References
Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 23. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. (Jika Anda menggunakan statistik deskriptif).
Imai, M. (1998). Gemba Kaizen: Pendekatan Akal Sehat, Berbiaya Rendah pada Manajemen. Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo.
Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2018). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Jakarta.
Noeryanto, N., Janitra, N., & Zulfikar, I. (2025). Identifikasi Bahaya Dan Pengendalian Risiko Proses Mobilisasi Tabung Gas Bertekanan Di PT Utama Gas Multiperkasa. IDENTIFIKASI, 11(1), 131-137.
Osada, T. (2004). Sikap Kerja 5S. Jakarta: PPM Management.
Pratama, R. P., Sipahutar, M. K., & Setyawati, N. F. (2025). Hubungan Beban Kerja Fisik Terhadap Kelelahan Kerja Pada Nelayan Di Tanjung Jumlai. IDENTIFIKASI, 11(1), 85-91.
Raihan, A. Z., Hardiyono, H., & Setyawati, N. F. (2025). Hubungan beban kerja terhadap kelelahan kerja pada kru kapal Pelayaran Agung Samudra Balikpapan. IDENTIFIKASI, 11(1), 92-98.
Republik Indonesia. (1970). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Jakarta.
Republik Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suma'mur. (2014). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto.
Tarwaka. (2014). Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press
Triyono, M. B., Mutohhar, F., Kholifah, N., Nurtanto, M., Subakti, H., & Prasetya, K. H. (2023). Examining The Mediating-Moderating Role Of Entrepreneurial Orientation And Digital Competence On Entrepreneurial Intention In Vocational Education. Journal of Technical Education and Training, 15(1), 116-127.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 IDENTIFIKASI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







