IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENGENDALIAN RISIKO PEKERJAAN PENGELASAN SMAW (SHIELDED METAL ARC WELDING) PADA PEMBUATAN PAGAR DI CV. XYZ

Authors

  • Patunru Pongky Universitas Balikpapan
  • Andry Andry Universitas Balikpapan
  • Komeyni Rusba Universitas Balikpapan

DOI:

https://doi.org/10.36277/identifikasi.v12i1.1300

Keywords:

Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pengelasan SMAW, HIRA, Identifikasi Bahaya, Pengendalian Risiko, CV. XYZ

Abstract

Perkembangan sektor industri, khususnya pada bidang fabrikasi dan konstruksi, menuntut pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang optimal karena tingginya potensi bahaya yang ditimbulkan, salah satunya pada pekerjaan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Proses pengelasan SMAW melibatkan panas tinggi, arus listrik, sinar las, percikan api, serta asap las yang berisiko menimbulkan kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan menilai tingkat risiko serta pengendalian risiko pada pekerjaan pengelasan SMAW pembuatan pagar di CV. XYZ Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di area workshop, wawancara dengan pekerja pengelasan dan pihak terkait K3, serta studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah empat orang pekerja pengelasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan pengelasan SMAW memiliki berbagai potensi bahaya, antara lain risiko tersengat listrik, paparan sinar las langsung, percikan api las, serta paparan asap las yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Penilaian risiko sebelum pengendalian menunjukkan tingkat risiko sangat rendah sebesar 11%, rendah 25%, sedang 36%, dan tinggi 28%. Setelah dilakukan rekomendasi pengendalian berupa pengendalian administratif, pengawasan, dan penggunaan alat pelindung diri (APD), tingkat risiko mengalami penurunan yang signifikan. Dengan demikian, penerapan identifikasi bahaya dan pengendalian risiko yang sistematis sangat diperlukan untuk meminimalkan kecelakaan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat pada pekerjaan pengelasan SMAW.

References

Bakhori, A. (2017). Perbaikan Metode Pengelasan Smaw (Shield Metal Arc Welding) Pada Industri Kecil Di Kota Medan. Buletin Utama Teknik, 13(1), 14–21.

Gusri, L., Saputra, A., Arifin, A. P., Santoso, A., & Manab, A. (2024). Identifikasi bahaya dan penilaian risiko (hira)terhadap juru las di bengkel las cv. x, kota jambi (. 2(2).

Hafid, H., Balfas, M., Habib, F., & Fitrah, M. A. (2022). Analisis Perbandingan Kekuatan Tarik Pada Baja St. 37 Dengan Proses Pengelasan Smaw, Gmaw Dan Gtaw. J-Move. Jurnal Teknik Mesin FT-UMI., 4(1), 8–13. https://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jmove/article/download/408/271/

Keselamatan, J. (2020). ANALISIS PENERAPAN SISTEM SAFETY PERMIT. 6(2).

Management, A. 4360:2004: risk. (2004). AS/NZS 4360:2004: risk management.

Mochammad Noer Ilhman, S. (2024). Ilmu dan Teknologi Pengelasan.

Munawar Muthia, H., Gusniar Nugraha, I., & Hanafi, R. (2023). Pengaruh Jenis Elektroda Las SMAW Terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 11(1), 93–110.

Nur, D. (2023). Analisis Risiko K3 pada Aktivitas Pembuatan Pagar di Bengkel Las Makmur Jaya Kabupaten Cilacap. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 1(1), 1–23.

Peraturan, & Pemerintah No. 50, 2012 Tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. (2012). No Title طرق تدريس اللغة العربية. Экономика Региона, 32.

Pradityatama, M., Kurnia, F., Aruan, J., Chaedar, M., & Surya, M. D. (2024). Identifikasi Potensi Kecelakaan Kerja Pada Proses Pengelasan di Bengkel Las K Dengan Metode HIRARC. Jurnal PASTI (Penelitian Dan Aplikasi Sistem Dan Teknik Industri), 17(3), 310. https://doi.org/10.22441/pasti.2023.v17i3.003

Ramadhan, F. (2017). Analisis Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Seminar Nasional Riset Terapan, November, 164–169.

Sasmito Aji, S., & Jufriyanto, M. (2023). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Workshop Las Dengan Metode Hazard And Operability (HAZOP). Jurnal Teknik Industri, 9(2), 2023.

Setyo Widodo, D. (2023). Determinasi Pelatihan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Kepuasan Kerja. Jurnal Ilmu Multidisplin, 1(4), 956–962. https://doi.org/10.38035/jim.v1i4.177

Setyo, R., & Robawa, P. (2025). Identifikasi Potensi Bahaya Pekerja Pada Proses Welding Proyek Support Frame Menggunakan Metode HIRARC di PT . XYZ. X(1), 11932–11940.

Silva, G. (2020). ScienceDirect ScienceDirect Mapping Mapping Occupational Occupational Health Health and and Safety Safety Management Management Systems Systems in in Portugal : Portugal : outlook outlook for for ISO ISO 45001 : 2018 45001 : 2018 adoption adoption. Procedia Manufacturing, 38(2019), 755–764. https://doi.org/10.1016/j.promfg.2020.01.103

Tarwaka. (2016). MANAJEMEN RISIKO.

Upy, J. I. E., Kesehatan, A., Pada, O., Kerja, A., Produksi, L., Lebu, C. V, & Jaya, B. (2021). Jie.upy. 1(1), 17–22.

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Pongky, P. ., Andry, A., & Rusba, K. . (2026). IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENGENDALIAN RISIKO PEKERJAAN PENGELASAN SMAW (SHIELDED METAL ARC WELDING) PADA PEMBUATAN PAGAR DI CV. XYZ. IDENTIFIKASI, 12(1), 403–410. https://doi.org/10.36277/identifikasi.v12i1.1300

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.