ANALISA BAHAYA KEGIATAN PENARIKAN TUGBOAT DI PT. PELINDO (PERSERO) REGIONAL IV CABANG BALIKPAPAN
DOI:
https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i3.614Keywords:
Analisis Bahaya, Industri Maritim, Job Safety Analysis, Keselamatan Kerja, TugboatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi bahaya pada kegiatan penarikan tugboat di PT. Pelindo (Persero) Regional IV Cabang Balikpapan. Penarikan tugboat merupakan aktivitas krusial dalam operasional pelabuhan, namun memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan kerja akibat kondisi lingkungan kerja yang berbahaya dan penggunaan alat berat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasional, melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) yang mencakup tahapan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah potensi bahaya dalam proses penarikan kapal, seperti tidak adanya izin kerja, peralatan tidak layak, risiko jari terjepit, serta paparan kontaminasi bahan kimia. Upaya pengendalian risiko dilakukan melalui pendekatan hierarki pengendalian, pelatihan pekerja, perbaikan komunikasi kerja, serta penggunaan alat pelindung diri (APD). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk peningkatan sistem keselamatan kerja dalam industri maritim, khususnya pada kegiatan penarikan kapal menggunakan tugboat.
References
Afrilia, R. M., Rusba, K., & Setyawati, N. F. (2024). Waktu paparan dan jarak monitor dengan kelelahan mata pada karyawan PT Pelindo (Persero) Regional 4 Balikpapan. Identifikasi, 10(1), 88-93.
Alifianti, A. F., Hardiyono, H., & Ramdan, M. (2024). Analisa Risiko Kecelakaan Kerja Pada PT Expro Indonesia Balikpapan Base. Identifikasi, 10(1), 161-167.
Darmawan, R., Ummi, N., & Umyati, A. 2017. ‘Identifikasi Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (Hira) Di Area Batching Plant PT XYZ’. Jurnal Teknik Industri, vol. 5, no. 3, hh. 308-313.
Djohanputro, Bramantyo. 2008. Manajemen Risiko Korporat. Jakarta: Penerbit PPM.
Friend, M. A. and Kohn, J. P. 2007, Fundamentals of Occupational Safety and Health. 4th edn. United States of America: Government Institutes.
Hanafi, & Agus, P. 2016. Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Pengendalian Resiko di Bengkel Konstruksi Bodi Kendaraan Jurusan Teknik Otomotif Fakultas Teknik UNY.
Haryanto, 2010. Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Jakarta.
Ihsan, T., Hamidi, S. A., & Putri, F. A. 2020. 'Penilaian Risiko dengan Metode HIRADC Pada Pekerjaan Konstruksi Gedung Kebudayaan Sumatera Barat', Jurnal Civronlit Unbari, vol. 5, np. 2, hh. 221-230.
ILO. 2018. Meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Muda. 1st edn. Jakarta, Indonesia: ILO Katalog.
Novarisandy, G., Muhamadiah, M., Alamsyah, A., Amin, M., & Edigan, F. 2022. ‘Analisis Penerapan “Permit To Work” Dalam Upaya Mencegah Kecelakaan Kerja Pada Pt. X Tahun 2021’. Media Kesmas (Public Health Media), vol. 2, no. 1, hh. 296–306. https://doi.org/10.25311/kesmas.vol2.iss1.483.
Nugraha, S., Rusba, K., & Ramdan, M. (2024). Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan. Identifikasi, 10(1), 189-195.
Permenaker. 2017. Menteri Ketenagakerjaan No 7 Tahun 2017.
Ramli, S. 2010. Manajemen Kebakaran. Dian Rakyat.
Syahrir, A., Rusba, K., & Liku, J. E. A. (2024). Analisa Keselamatan Pekerjaan Bongkar Muat Barang Menggunakan Forklift Pada PT United Tractors Balikpapan. Identifikasi, 10(1), 76-81.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 IDENTIFIKASI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







