PENGARUH PENDINGIN RUANGAN TERHADAP SICK BUILDING SYNDROME PEKERJA PADA PT. PLN PERSERO KALTIMRA DI BALIKPAPAN

Authors

  • Rosi Ika Sari Universitas Balikpapan
  • Iwan Zulfikar Universitas Balikpapan
  • Komeyni Rusba Universitas Balikpapan

DOI:

https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i3.669

Keywords:

Pendingin Ruangan, Sick Building Syndrome, Suhu

Abstract

Pendingin ruangan di perkantoran merupakan faktor yang memengaruhi kenyamanan dan kesehatan pekerja, yang berpotensi menimbulkan keluhan kesehatan yang dikenal sebagai Sick Building Syndrome (SBS). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh suhu ruangan terhadap SBS pekerja pada PT. PLN PERSERO KALTIMRA di Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah 39 pekerja (total sampling). Variabel independen adalah suhu ruangan yang dikategorikan sebagai ‘N’ dan ‘TN’ (suhu nyaman 23°C – 26oC Permenkes No. 48 Tahun 2016) dan variabel dependen adalah skor total SBS. Data suhu diukur selama 7 hari menggunakan mini temperature humidity meter, sedangkan data SBS dikumpulkan melalui kuesioner skala Guttman yang terdiri dari 20 item pertanyaan. Karena data skor SBS tidak berdistribusi normal (uji Shapiro-Wilk, p=0.041), analisis hipotesis dilakukan menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney U. Menunjukkan bahwa dari 9 ruangan, 4 ruangan (44%) terkategori ‘TN’ dengan suhu rata-rata di bawah standar minimal. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi p=0.000 (p < 0.05), yang mengindikasikan adanya perbedaan skor SBS yang
sangat signifikan antara kelompok pekerja di ruangan ‘N’ dan ‘TN’. Rata-rata peringkat (Mean Rank) skor SBS pada kelompok ‘TN’ (27.28) lebih tinggi dibandingkan kelompok ‘N’ (10.24). Disimpulkan bahwa pendingin ruangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap SBS pekerja pada PT. PLN PERSERO KALTIMRA. Pekerja yang beraktivitas di ruangan dengan suhu di bawah standar kenyamanan terbukti mengalami SBS yang lebih tinggi.

References

Ardani, N. S., Zulfikar, I., Setyawati, N. F., Siboro, I., & Pratamasari, I. (2024). Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Balikpapan. Identifikasi, 10(1), 57-64.

Darmawan, D., Siboro, I., & Ramdan, M. (2025). Analisis Pengaruh Shift Kerja Terhadap Kelelahan Pekerja Kfc Di Mt Haryono Balikpapan. Identifikasi, 11 (2), 350-357.

Environmental Protection Agency, U. S., & Environments Division, I. (1991). Indoor Air Facts No. 4 Sick Building Syndrome. EPA - Air & Radiation (6609J), Research and Development (MD-56), 1–4.

https://www.epa.gov/sites/production/ files/2014-08/documents/sick_building_factshee t.pdf

Guna, M. P. A. J. A., Rusba, K., & Ramdan, M. (2025). Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. XYZ. IDENTIFIKASI, 11(2), 320-326.

Hardiyono, H. (2019). Pengaruh Kepatuhan Dan Pengetahuan Rambu Keselamatan Terhadap Keselamatan Kerja Di Laboratorium PT Geoservices Balikpapan. Identifikasi, 5(1), 27-32.

Karlina, P. M., Maharani, R., & Utari, D. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Sick Building Syndrome (SBS). Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 13(1), 46-55. https://doi.org/10.52022/jikm.v13i1.1 26

Karunia. (2016). Lampiran Standar Peraturan Menteri Kesehatan No. 48 Tahun 2016 Tentang Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoran. 4(June), 2016.

Manurung, E. H. (2020). Perencanaan K3 Pekerjaan Bidang Konstruksi. Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil (JRKMS), 3, 6.

occupational health and safety, construction project, personal protective equipment %0A(PPE)

Natsir, A., Studi, P., Masyarakat, K., Kesehatan, F., Artha, U. P., Kebidanan, P. S., Kesehatan, F., & Artha, U. P. (2025). Pengaruh Kualitas Fisik Udara terhadap Kejadian Sick Building Syndrome pada Pegawai Gedung Menara UMI Makassar. 4(1), 13–23. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v 4i1.4097

Rahmandani, F. R., & Azizah, R. (2023). Pengaruh Kualitas Udara Dalam Ruangan Dan Perilaku Pekerja Dengan Gejala Sick Building Syndrome (Sbs) Pada Pekerja Gedung Head Office Pt United Tractors Tbk. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 3838–3848.

Ratnawati, R., Wahyuni, S., Setyawati, N. F., Yuliana, L., & Mulya, W. (2024). Analisis Pengaruh Beban Kerja Terhadap Penyebab Kelelahan Kerja Pada Karyawan Divisi Warehouse Di PT. Hexindo Adiperksa Tbk Kota Balikpapan. IDENTIFIKASI, 10(1), 65-75.

Santi Prihastuti, Yuliatie Heliana Pangow, J. ludefiantho. (2023). Sick Building Syndrome : Ancaman Kesehatan di Ruang Kerja (1st ed.). CV. Mega Pres Nusantara.

Surawattanasakul, V., Sirikul, W., Sapbamrer, R., Wangsan, K., Panumasvivat, J., Assavanopakun, P., & Muangkaew, S. (2022). Respiratory Symptoms and Skin Sick Building Syndrome among Office Workers at University Hospital, Chiang Mai, Thailand: Associations with Indoor Air Quality, AIRMED Project. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(17).

https://doi.org/10.3390/ijerph191710850

Downloads

Published

2025-08-30

How to Cite

Sari, R. I. ., Zulfikar, I. ., & Rusba, K. . (2025). PENGARUH PENDINGIN RUANGAN TERHADAP SICK BUILDING SYNDROME PEKERJA PADA PT. PLN PERSERO KALTIMRA DI BALIKPAPAN . IDENTIFIKASI, 11(3), 491–496. https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i3.669

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.