KAJIAN SISTEM PROTEKSI AKTIF DAN PASIF, SERTA SARANA PENYELAMAT JIWA DI HOTEL KALIMANTAN
DOI:
https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i3.688Keywords:
Proteksi Kebakaran, Sarana Penyelamat JiwaAbstract
Bangunan dan lokasi konstruksi sering mengalami kebakaran, yang awalnya hanya api kecil dan berkembang menjadi kebakaran besar karena kurangnya langkah-langkah keamanan. Langkah-langkah tersebut ialah perencanaan sistem proteksi kebakaran dan sarana penyelamat jiwa di suatu bangunan. Sesuai dengan kondisi tersebut penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesesuaian sistem proteksi aktif dan pasif, serta sarana penyelamat jiwa di Hotel Kalimantan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data primer diperoleh melalui proses observasi dan checklist di lokasi penelitian dan data sekunder diperoleh dari profil hotel serta kajian literatur lain, lalu diselaraskan dengan Permen PU RI No.26/PRT/M/2008. Hasil dari penelitian yang dilakukan, terdapat 3 objek yang harus direkonstruksi yaitu konstruksi tahan api, tangga darurat, dan pintu darurat dikarenakan memiliki nilai total rata-rata yang masuk ke dalam range <60%. Oleh sebab itu, disarankan untuk Hotel Kalimantan segera mengadakan rekonstruksi sistem proteksi kebakaran pada bangunan hotel.
References
Fanja, H. (2020). Penerapan Alat Pemadam Api Ringan di Pusat Perbelanjaan Mall. HIGEIA, 4(2):280-290.
Fatana, N. (2018). Analisis Kesesuaian Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Berdasarkan SNI 03-3985 Serta Permen PU No: 26 Tahun 2008 Di PT Jasa Marga Jakarta Tahun 2018. Jakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binawan.
Haznuria. (2019). Analisis Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Sistem Penyelamatan Jiwa Sebagai Upaya Penanggulangan Kebakaran Di RSUD H. Hanafie Kabupaten Bungu Provinsi Jambi 2018. Padang: Universitas Andalas.
Injilia, K., Jootje, M., & Ricky, C. (2020). Gambaran Penerapan Sistem Tanggap Darurat Kebakaran Di PT Nutrindo Fresfood International Kota Bitung. KESMAS, Vol. 9, No. 7.
Kowara, R., & Martiana, T. (2017). Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Sebagai Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (Studi di PT. PJB UP Brantas Malang) . Jurnal Manajemen Keselamatan Masyarakat, 70-85.
Kurniawati, E. (2012). Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Apartemen Ditinjau Dari Sarana Penyelamatan dan Sistem Proteksi Pasif (Studi Kasus Apartemen Solo Paragon). Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Mulya, W., Zainul, L. M., & Alifah, R. N. (2021). Kajian Penggunaan Jembatan Penyeberangan Orang Terhadap Keselamatan Pejalan Kaki Di Kota Balikpapan. Identifikasi, 7(2), 513-521.
Nita Amalia Putri, & Martono. (2019). Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Sebagai Upaya Pencegahan Kebakaran. Vol.05/2/Oktober/2019.
Nugraha, S., Rusba, K., & Ramdan, M. (2024). Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan. Identifikasi, 10(1), 189-195.
Nuryanto, N., Ramdan, M., & Anisyah, R. S. (2023). Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Pada Coal Handling System PT Pembangkitan Jawa Bali Di Balikpapan. Identifikasi, 9(1), 731-738.
Pemerintah Indinesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung.
Pemerintah Indonesia. (1980). Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 04 Tahun 1980 Tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan. Jakarta: Sekertariat Negara.
Pemerintah Indonesia. (1983). Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER.02/MEN/1983 Tentang Instalasi Alarm Kebakaran Automatik. Jakarta: Sekertariat Negara.
Pemerintah Indonesia. (1999). Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor KEP-186/MEN/1999 Tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja. Jakarta: Sekertariat Negara.
Pemerintah Indonesia. (2008). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26 PRT/M/2008 Tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Gadung dan Lingkungan.
Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang). (2005). Pemeriksaan Keselamatan Bangunan Gedung. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.
Ridha Anjani S. (2021). Perancangan Tata Letak dan Kebutuhan Sistem Proteksi Aktif Kebakaran Dalam Upaya Pencegahan Kebakaran Di CV Guna Nusantara. Balikpapan: Universitas Balikpapan.
Ritma, S., & Mardiana. (2018). Penerapan Sistem Proteksi Aksi Dan Sarana Penyelamatan Jiwa Sebagai Upaya Pencegahan Kebakaran. HIGEIA Jurnal Of Public Health Research And Development, 2 (1).
Soehatman Ramli. (2010). Petunjuk Praktis Manajemen Kebakaran (Fire Management). Jakarta: Dian Rakyat.
Subarkah, R. (2020). Desain Sistem Proteksi Aktif Kebakaran Di Gedung Pasar Xyz Berdasarkan Standar SNI. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujana, N., & Ibrahim, M. (2019). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Triyono, M. B., Mutohhar, F., Kholifah, N., Nurtanto, M., Subakti, H., & Prasetya, K. H. (2023). Examining The Mediating-Moderating Role Of Entrepreneurial Orientation And Digital Competence On Entrepreneurial Intention In Vocational Education. Journal of Technical Education and Training, 15(1), 116-127.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 IDENTIFIKASI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







