ANALISIS HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN KOMPUTER TERHADAP KELELAHAN MATA KARYAWAN PADA BANK BRI DI KOTA BALIKPAPAN
DOI:
https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i3.689Keywords:
Kelelahan Mata, Durasi Penggunaan KomputerAbstract
Kelelahan mata akibat penggunaan komputer merupakan isu signifikan dalam lingkungan kerja modern, khususnya di sektor perbankan yang menuntut intensitas kerja digital yang tinggi dan durasi paparan layar yang berkepanjangan, dimana fenomena ini berkontribusi pada penurunan produktivitas serta munculnya risiko visual dan ergonomis yang berdampak pada kesejahteraan pekerja. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah kecenderungan meningkatnya keluhan kelelahan mata pada karyawan Bank BRI di Kota Balikpapan yang bekerja lebih dari empat jam per hari di depan komputer tanpa sistem pencegahan yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan durasi penggunaan komputer terhadap kelelahan mata karyawan pada Bank BRI Balikpapan serta mengidentifikasi distribusi durasi penggunaan komputer dan keluhan kelelahan mata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik cross-sectional, melibatkan 40 responden yang dipilih secara purposive dari seluruh karyawan pengguna komputer di Bank BRI Balikpapan, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner terstandarisasi dan analisis data statistik univariat serta uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,5% karyawan menggunakan komputer lebih dari empat jam per hari dan 90% di antaranya mengalami keluhan kelelahan mata, di mana gejala dominan meliputi nyeri leher, mata kering, sakit pinggang, dan penglihatan kabur; uji chi-square menemukan hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan komputer dan kejadian kelelahan mata (p=0,0014; OR=24; 95% CI: 1,989–289,602) yang bermakna paparan lebih dari empat jam meningkatkan risiko kelelahan mata sebanyak 24 kali.
References
AAO. (2021). Computer vision syndrome (CVS). American Academy of Ophthalmology.
American Optometric Association. (2016). Computer vision syndrome.
Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 16-7061-2004: Pencahayaan di tempat kerja. BSN.
Berliana, D., & Rahmayanti, Y. (2017). Paparan layar monitor komputer dan risiko gangguan kelelahan mata. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 45–53.
Darmawan, M. R., & Wahyuningsih, S. H. (2021). Perbedaan kelelahan mata berdasarkan jenis kelamin pada pengguna komputer. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 15–21.
Firdani, R. (2020). Hubungan masa kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan. Jurnal Kesehatan Kerja, 8(1), 23–29.
Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2014). Textbook of medical physiology (13th ed.). Elsevier.
Hazirah, S., Dewita, T., & Rizal, C. (2022). Hubungan durasi dan intensitas pencahayaan terhadap kelelahan mata pada pegawai bank. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(1), 33–40.
Ihsan, M. A., Rusba, K., & Ramdan, M. (2025). Hubungan Pengawasan Terhadap Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Karyawan Di PT. XYZ. Identifikasi, 11(2), 400-407.
Indriyani, R. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata pada pekerja. Jurnal Kesmas Indonesia, 5(3), 87–95.
Irma, D. S., Pratiwi, D. M., & Kurniawan, R. (2019). Pengaruh penggunaan komputer terhadap kesehatan mata pekerja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 11(2), 45–52.
Maisal, H., Sitorus, R. S., & Nasution, A. A. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan mata pada pengguna komputer. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 15–21.
Naota, M. Y., Yuniarti, T., & Kartika, L. (2019). Durasi penggunaan komputer dan gejala kelelahan mata pada pekerja administrasi. Jurnal Ergonomi Indonesia, 5(2), 65–72.
Nasyahtadila, A., Widodo, D., & Andriani, R. (2022). Faktor risiko kelelahan mata pada pekerja kantoran. Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(3), 112–118.
Permana, A., dkk. (2015).Gangguan kesehatan akibat penggunaan komputer dalam jangka panjang. Jurnal Kesehatan Kerja, 7(1), 11–19.
Pratama, R., Sutrisno, & Yuliana, R. (2021). Kelelahan mata pada pekerja digital: Tinjauan pustaka. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 9(1), 40–49.
Putri, N. S., & Mulyono, M. (2018). Hubungan durasi penggunaan komputer dengan keluhan kelelahan mata. Jurnal Kesehatan, 9(1), 21–28.
Rachma Akhsani, A., & Sulistiyowati, R. (2021). Masa kerja dan dampaknya terhadap kelelahan mata. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 6(1), 55–62.
Sari, Y., & Himayani, C. S. (2018). Hubungan kelembaban dan suhu ruang kerja dengan keluhan mata kering. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 17(1), 22–29.
Septiyansyah, D. (2014). Pengaruh penggunaan komputer terhadap kesehatan kerja. Jurnal Ergonomi Indonesia, 4(1), 10–15.
Srilailun, D. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata pada pekerja administrasi. Jurnal Kesehatan, 10(2), 67–73.
Tarwaka. (2019). Ergonomi untuk kesehatan dan keselamatan kerja. Harapan Press.
Triyono, M. B., Mutohhar, F., Kholifah, N., Nurtanto, M., Subakti, H., & Prasetya, K. H. (2023). Examining The Mediating-Moderating Role Of Entrepreneurial Orientation And Digital Competence On Entrepreneurial Intention In Vocational Education. Journal of Technical Education and Training, 15(1), 116-127.
Yuliana, R., & Suwandi, R. (2018). Pengaruh kelelahan mata terhadap produktivitas kerja. Jurnal Ilmu Kesehatan Kerja, 7(2), 91–98.
Yulia, F., Ramadhani, I., & Saputri, M. (2021). Gejala kelelahan mata pada pengguna komputer. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(2), 57–65.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 IDENTIFIKASI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







