ANALISIS KELUHAN SICK BUILDING SYNDROME PADA KANTOR ADMINISTRASI DI PT. XYZ BALIKPAPAN
DOI:
https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i3.700Keywords:
Karbon Dioksida (CO₂), Kualitas Udara Dalam Ruangan, Sick Building Syndrome (SBS)Abstract
Sick Building Syndrome (SBS) merupakan kumpulan gejala kesehatan yang dialami oleh penghuni gedung, terutama di lingkungan kerja tertutup, yang umumnya membaik setelah meninggalkan ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keluhan SBS pada Ruang Airport Operation Kantor Administrasi PT. XYZ Balikpapan dengan fokus pada parameter karbon dioksida (CO₂). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang merupakan karyawan di ruang tersebut. Hasil pengukuran menunjukkan kadar CO₂ sebesar 1453 ppm, melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) 1000 ppm sesuai regulasi kesehatan lingkungan. Hasil wawancara mengidentifikasi 17% keluhan terkait gejala SBS seperti pusing, mudah lelah, dan ketidaknyamanan di hidung, yang umumnya membaik setelah keluar ruangan. Faktor utama penyebab SBS diidentifikasi sebagai kurangnya ventilasi memadai, tidak adanya ventilasi silang, dan durasi pengukuran kualitas udara yang tidak sesuai standar. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan sistem ventilasi dan pengadaan tanaman penyerap CO₂ untuk meningkatkan kualitas udara dan mencegah SBS di lingkungan kerja.
References
Alifianti, A. F., Hardiyono, H., & Ramdan, M. (2024). Analisa Risiko Kecelakaan Kerja Pada PT Expro Indonesia Balikpapan Base. Identifikasi, 10(1), 161-167.
Hidayatullah, Althaf Putri, and Novendy Novendy. 2022. ‘Gambaran Kejadian Sick Building Syndrome Pada Pekerja Di Kantor Pusat Pemerintah Kota Tangerang’, Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat 2(4): 192–203. doi:10.14710/jrkm.2022.22289.
Karlina, Putri Maysi, Rafiah Maharani, and Dyah Utari. 2021. ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gejala Sick Building Syndrome (SBS)’, Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat 13(1):46–55. doi:10.52022/jikm.v13i1.126.
Kementerian Kesehatan. 2023. ‘Permenkes No.2 Tahun 2023’. Kemenkes Republik Indonesia (55): 1–175.
PERMENKES RI No.70 Tahun 2016. 2016. ‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2016 Tentang Standar Dan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Industri’, 4(June): 2016.
Pongky, P., Wagiono, M. W. A., & Rusba, K. (2025). Analisis Bahaya Dan Risiko Pada Pekerjaan Pengelasan Smaw Pada Pipa Dengan Menggunakan Metode Jsa Di PT. ABC Balikpapan. Identifikasi, 11(2), 263-266.
Saputro, A A. 2020. ‘Factors Affecting Sick Building Syndrome (SBS) Complaints Among Workers: Literature Review’, Health Safety Environment Journal 1(1): 1–8. https://ejournal.upnvj.ac.id/index.php/ HSE/article/view/2017.
Santi Prihastuti, et al. 2023. Sick Building Syndrome: Ancaman Kesehatan Di Ruang Kerja.
Syahrir, A., Rusba, K., & Liku, J. E. A. (2024). Analisa Keselamatan Pekerjaan Bongkar Muat Barang Menggunakan Forklift Pada PT United Tractors Balikpapan. Identifikasi, 10(1), 76-81.
Triyono, M. B., Mutohhar, F., Kholifah, N., Nurtanto, M., Subakti, H., & Prasetya, K. H. (2023). Examining The Mediating-Moderating Role Of Entrepreneurial Orientation And Digital Competence On Entrepreneurial Intention In Vocational Education. Journal of Technical Education and Training, 15(1), 116-127.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 IDENTIFIKASI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







