PENGENDALIAN RISIKO PADA PEMBERSIHAN TANGKI MIXER BETON DI PT. BALIKPAPAN READY MIX
DOI:
https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i4.807Keywords:
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), HIRADC, Pembersihan Tangki Mixer, Pengendalian Risiko, Prosedur KerjaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proses pembersihan tangki mixer menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Proses pembersihan ini memiliki potensi bahaya utama berupa kejatuhan dari ketinggian, paparan bahan kimia berbahaya, dan risiko kebakaran. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pekerja serta pengawas di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun penerapan prosedur keselamatan dan penggunaan alat pelindung diri (APD) telah dijalankan sesuai standar, masih terdapat beberapa potensi risiko yang memerlukan pengendalian lebih lanjut. Keterbatasan penelitian, termasuk keterbatasan data observasi dan tidak dimasukkannya aspek ergonomi serta keterbatasan sistem monitoring risiko, menjadi catatan dalam interpretasi hasil. Penelitian ini menyarankan pengembangan prosedur kerja yang lebih komprehensif, peningkatan pelatihan K3, optimalisasi alat pengawasan lingkungan kerja, serta evaluasi risiko lebih lanjut untuk meningkatkan keselamatan kerja secara menyeluruh pada aktivitas pembersihan tangki mixer.
References
Andini, D., Prasetyo, B., & Lestari, S. (2021). Penerapan HIRADC untuk Menurunkan Angka Kecelakaan Kerja di Area Terbuka.
Ariyanto, R., & Prabowo, H. (2023). Evaluasi Risiko Ergonomi pada Pekerja Pembersihan Mixer Beton.
Darmawi. (2008). Manajemen Risiko. Jakarta: Bumi Aksara.
Firdaus, I. R., Siboro, I., Noeryanto, N., & Fuadi, Y. (2023). Pengendalian bahaya dan penilaian risiko pada area bengkel di Pt. mandau berlian sejati zainal arifin balikpapan. IDENTIFIKASI, 9(2), 811-820.
Fitri, R., & Mahendra, H. (2022). Analisis Keterlibatan Manajemen dalam Implementasi HIRADC.
Fitriani, D. (2023). Evaluasi HIRADC pada Perusahaan Pengolahan Makanan.
Kurniawan, A., Suryono, D., & Pratama, S. (2023). Kegagalan Prosedur Keselamatan pada Pekerjaan di Ruang Terbatas.
Mukti, A. T., Maslina, M., & Zainul, L. M. (2024). Pengendalian Bahaya Pengangkatan Material Pada Mobile Crane Dengan Pendekatan Hirarc Di PT. Citra Panji Manunggal. IDENTIFIKASI, 10(1), 29-35.
Permenaker RI. (2018). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Lingkungan Kerja. Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
PNJ Conference Paper. (2020). Hierarki Pengendalian Risiko dalam Penerapan Keselamatan Kerja di Industri Manufaktur.
Pramana, R., Yusuf, A., & Santoso, A. (2022). Budaya Keselamatan Kerja dan Implementasi Program K3.
Prasetyo, B., & Lestari, S. (2022). Efektivitas HIRADC dalam Mengurangi Risiko Kecelakaan.
Prasetyo, Y., Gunawan, A. (2021). Peran Pengawasan dalam Meningkatkan Disiplin Keselamatan Kerja.
Rahmawati, L., & Firmansyah, R. (2022). Penilaian Risiko Kecelakaan Kerja pada Lingkungan Ruang Terbatas.
Ramadhani, D., & Susanti, E. (2021). Pendekatan K3 dalam Manajemen Keselamatan Kerja.
Sari, P., & Nugroho, T. (2019). Tingkat Kepatuhan Pekerja Terhadap SOP Keselamatan di Industri Manufaktur.
Setiawan, D., & Nugroho, A. (2022). Risiko Kecelakaan pada Pembersihan Mixer Beton di Area Terbuka.
STIEKEN. (2021). Pengendalian Risiko dalam Proses Produksi. Jurnal Manajemen dan Keselamatan Kerja STIEKEN
Suryani, E., Pratama, H., & Widodo, A. (2021). Klasifikasi Risiko Kecelakaan di Lingkungan Kerja.
Suyatno, D., & Hidayat, R. (2020). Identifikasi Potensi Bahaya pada Proses Pembersihan Alat Berat di Industri Manufaktur.
Triyono, M. B., Mutohhar, F., Kholifah, N., Nurtanto, M., Subakti, H., & Prasetya, K. H. (2023). Examining The Mediating-Moderating Role Of Entrepreneurial Orientation And Digital Competence On Entrepreneurial Intention In Vocational Education. Journal of Technical Education and Training, 15(1), 116-127.
Unsrat. (2020). Strategi Pengendalian Risiko pada Aktivitas Kerja di Industri Manufaktur.
Wicaksono, T., Syahputra, H., & Pratiwi, A. (2021). Implementasi HIRADC pada Industri Pengolahan.
Widodo, A. (2020). Penerapan HIRADC untuk Mengurangi Risiko Kecelakaan Kerja pada Pekerjaan di Area.
Yulianto, H. (2021). Risiko Kerja pada Aktivitas Pembersihan Mixer di Perusahaan Ready Mix.
Yusuf, M., & Ramadhan, D. (2023). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode HIRADC di Perusahaan Konstruksi Jalan Raya
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 IDENTIFIKASI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







