PENGENDALIAN BAHAYA DAN ANALISIS RISIKO PEKERJAAN PENGELASAN SMAW DI PT XYZ BALIKPAPAN
DOI:
https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i4.814Keywords:
SMAW, HIRADC, PengelasanAbstract
Pekerjaan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) merupakan salah satu aktivitas kerja yang memiliki potensi bahaya tinggi karena melibatkan energi panas, listrik, serta paparan gas dan partikel berbahaya. Proses pengelasan di workshop PT XYZ Balikpapan berisiko menimbulkan kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan akibat paparan kebocoran gas, asap dan debu las, kebisingan, serta bahaya listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menganalisis tingkat risiko, serta menentukan upaya pengendalian risiko pada pekerjaan pengelasan SMAW. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determine Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tahapan utama dalam proses pengelasan dengan tingkat risiko yang didominasi kategori Medium sebesar 88% dan kategori High sebesar 12%. Upaya pengendalian risiko dilakukan berdasarkan Hierarchy of Control, meliputi pengendalian eliminasi dengan memisahkan aktivitas kerja yang menimbulkan kebisingan tinggi dari area pengelasan, pengendalian substitusi dengan mengganti kursi kerja biasa menjadi kursi las ergonomis yang dapat diatur ketinggiannya, pengendalian teknik melalui pemasangan tirai pengelasan dan detektor kebocoran gas otomatis, pengendalian administratif berupa pemasangan rambu peringatan serta pembatasan area berisiko, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan tahan potong (cut-resistant gloves) dan safety helmet. Penerapan pengendalian risiko ini diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan serta kesehatan kerja pada aktivitas pengelasan SMAW di PT XYZ Balikpapan.
References
Gunawan, A. (2022). Analisis Risiko Pekerjaan Pengelasan Pada Area Workshop Fabrikasi PT. Serba Dinamik Indonesia Di Balikpapan
Ikhsan, M 2022, ‘Identifikasi Bahaya, Risiko Kecelakaan Kerja Dan Usulan Perbaikan Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA)’, Jurnal Teknologi Dan Manajemen Industri Terapan, 1(I), 42–52.
Kemnaker 2018, Profil Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional di Indonesia 2018, dilihat pada 15 Mei 2025, https://www.ilo.org/sites/default/files/wcmsp 5/groups/public/@asia/@ro-bangkok/@ilo- jakarta/documents/publication/wcms_711986.pdf
Ningsih, R., Azhar, A. R., & Paripurno, M. P. A 2016, ‘Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Praktikum Pengelasan (Studi Kasus: di Welding Centre Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya)’ Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), 01(November), 103–108.
Noeryanto, N., Siboro, I., & Widodo, A. S. (2021). Analisis Resiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Menggunakan Risk Assessment Pada Dock System Airbags Di PT. Meranti Nusa Bahari Balikpapan. IDENTIFIKASI, 7(2), 492-498.
Pedoman Manajemen Risiko Pendamping Australian Standard / New Zealand Standard 4360 : 2004 (2004).
Siswanto, A. (2003). Manajemen Tenaga Kerja Indonesia, Jakarta, PT. Bumi Aksara.
Syaharani, M 2023, Jumlah Kecelakaan Kerja Dalam 8 Tahun Terakhir, dilihat pada 8 Mei 2025,https://data.goodstats.id/statistic/jumla h-kecelakaan-kerja-indonesia-dalam-8- tahun-terakhir-sjo5X
Triyono, M. B., Mutohhar, F., Kholifah, N., Nurtanto, M., Subakti, H., & Prasetya, K. H. (2023). Examining The Mediating-Moderating Role Of Entrepreneurial Orientation And Digital Competence On Entrepreneurial Intention In Vocational Education. Journal of Technical Education and Training, 15(1), 116-127.
Zulkifly, Z., Siboro, I., Zainul, L. M., & Purwanti, S. (2023). Analisis Risiko Dan Pengendalian Bahaya Pekerjaan Perbaikan Drainase Pada PT. Rayy Empat Pilar. IDENTIFIKASI, 9(2), 864-870.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 IDENTIFIKASI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







